Selasa, 24 Juni 2014

Training Da'i 1435 H


Bulan suci Romadhon 1435 H akan segera tiba. Kami para santri Pesantren Mahasiswa Masjid Fatimatuzzahra (Pesma Mafaza) akan segera disibukkan dengan berbagai kegiatan untuk menyambut dan memeriahkan datangnya bulan suci Romadhon. Kegiatan tersebut dinamakan Arofa (Amaliyah Romadhon Fatimatuzzahra). Arofa ini rutin diadakan oleh Masjid Fatimatuzzahra setiap tahunnya. Dan kami para santri pesma akan menjadi panitia dalam mengurus Arofa tersebut. Mulai dari ketua umum, koordinator program, dan susunan panitia secara keseluruhannya terdiri dari kami santri pesma. Tapi karna sumber daya manusia kita terbatas, jadi untuk membantu penyelenggaraan ini juga kami merekruit panitia dari luar pesma. Arofa ini bisa dikatakan sebagai wadah dari berbagai acara yang akan diadakan dari praRomadhon, pasRomadhon, sampai pascaRomadhon. Adapun acara-acaranya yaitu Training Da'i, Pesantren Ramadhan, Pelatihan Pengurusan Jenazah, Seminar Pranikah, Fatimatuzzahra Islamic Competion, Pelatihan Singkat Baca Alquran, Silaturrahim Keluarga Mafaza, Kajian Rutin, Kajian Anak Sholeh, Tarawih Kompatibel, I'tikaf, dan tentunya Buka Puasa, bersama 500 jama'ah cooy. Semua acara tersebut sudah dibagi siapa saja yang menjadi koordinatornya. Dan aku termasuk salah satu yang menjadi koordinator acaranya. Aku diamanahkan untuk menjadi koordinator acara Fatimatuzzahra Islamic Competion (Fiscom). Oya, selain jadi koor aku juga menjadi staff usdanya (usaha dana) Arofa.
Dari sekian banyak acara tersebut, Training Dai menjadi acara pertama yang diselenggarakan. Dalam Training Dai ini kami dari Mafaza mengundang para takmir, imam/khotib, dan dai/aktivis muda dari masjid-masjid se-Barlimascakeb-ayu (Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Kebumen, Bumiayu). Jadi sebelumnya kami santri pesma diberi tugas untuk penyebaran surat-suratnya. Dan kebetulan aku sendiri kebagian menyebarkan surat ke Kebumen. (Jalan jalan meen, singkat cerita saja, sembari tugas menyebar surat ke masjid-masjid yg ada di Kebumen itu, aku sama Mas Sarip maen-maen dulu ke Pantai Pertanahan. Tadinya mau ke Pantai Ayah juga, tapi ga kesampean :D). Adapun acaranya ini berlangsung selama tiga hari, dari Jumat-Ahad, 13-15 Juni 2014.
Saat acara Training Dai ini berlangsung, kebetulan aku ini sedang tidak sehat. Aku sedang sakit flu dan batuk. Dan sakit flu dan batuknya aku tuh suka dibarengi sama sakit kepala yang tak tertahankan *lebay. Tapi emang seperti itulah, nyut-nyutan terus pokonya. Apalagi kalo lagi sujud, beeeuuhhh sakit banget. Jadi, dari awal acara sampai akhir acara tuh aku sambil bersakit-sakit di kepala, dan juga batuk-batuk yang ekstrim. Awalnya aku mau ijin aja ga ikut acara, tapi ahh cemen banget masa gitu doang ga kuat. Jadi bismillah saja aku ikut berproses dalam kegiatan Training Dai ini.
Aku kebagian tugas untuk bantu-bantu bidang kesekretariatan. Untuk tugas awal aku kebagian jaga stand pendaftaran peserta. Stand terbagi berdasarkan kota asal. Dan aku kebagian jaga stand pandaftaran untuk peserta yang berasal dari Purbalingga. Melihat tahun-tahun sebelumnya, peserta dari Purbalingga itu paling banyak. Dan sekarang pun demikian, alhasil sibuklah aku melayani jamaah yang hendak mendaftar untuk mengikuti acara Training Dai. Adapun pesertanya ini terdiri dari bapak-bapak yang sudah cukup berumur, paruh baya, dan ada juga yang masih sekolah tingkat SMA. Jumlah peserta seluruhnya kurang lebih ada 240 jama'ah dari kelas Takmir, Imam/Khotib, dan Da'i/Aktivis Muda. Setelah mengurusi pendaftaran peserta,  tugasku selanjutnya yaitu adalah jaga di tempat informasi dan perizinan. Jadi aku banyak sekali berinteraksi dengan para jamaah. Untuk kerja yang lainnya lebih ke kondisional sih, kalau ada yang bisa dikerjakan yaa dikerjakan saja, tidak hanya terpaku pada tugas yang diberikan. Seperti aku juga suka membantu tim konsumsi dalam menyiapkan minuman dan membagikan makan besar untuk jama'ah.
Ada rasa yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata saat aku melayani jamaah-jamaah tersebut. Perasaan haru, senang, bangga, dan rasa-rasa lainnya bercampur aduk dalam hatiku. Subhanalloh. Banyak sekali nikmat dan berkah yang aku dapat dari kegiatan Training Dai ini. Aku jadi dapat pembelajaran bagaimana cara dan etika dalam berinteraksi dengan para jamaah, belajar tanggap dalam setiap permasalahan dengan segera mencari solusinya, semakin memepererat jalinan ukhuwah diantara kami santri-santri pesma, dan yang paling WOW itu makannya cuy *hehe, selama tiga hari itu masalah makan mah terjamin pokonya, hemat uang makan untuk tiga hari. :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar